7+ Makanan yang Harus Dihindari Penderita Rematik, Cek Yuk!
Makanan yang harus dihindari penderita rematik penting Anda perhatikan agar terhindar dari nyeri sendi berkepanjangan. Rematik atau rheumatoid arthritis merupakan kondisi autoimun yang menyebabkan peradangan pada sendi, sehingga menimbulkan rasa nyeri, bengkak, serta kekakuan gerak. Pola makan ikut berperan besar dalam mempengaruhi tingkat peradangan di dalam tubuh. Karena itu, memilih makanan yang tepat dapat membantu mengurangi gejala dan mencegah kekambuhan.
Kali ini, Anda akan mengetahui apa saja makanan yang harus dihindari penderita rematik agar sendi tetap sehat dan peradangan tidak semakin parah. Yuk, pastikan baca sampai selesai, ya!
Beberapa Makanan yang Harus Dihindari Penderita Rematik

Berikut beberapa makanan yang harus dihindari penderita rematik, yaitu:
1. Makanan Tinggi Purin
Purin merupakan zat yang akan diubah menjadi asam urat dalam tubuh. Kadar asam urat tinggi dapat memicu radang sendi dan memperburuk rematik.
Beberapa makanan tinggi purin, antara lain:
- Jeroan seperti hati, ginjal, usus, dan otak
- Daging merah berlebihan
- Makanan laut tertentu seperti sarden, teri, dan kerang
Anda tetap boleh mengonsumsi protein, tetapi sebaiknya pilih sumber protein rendah purin seperti ayam bagian dada, tahu, tempe, serta ikan salmon.
2. Makanan dan Minuman Manis
Makanan yang harus dihindari penderita rematik berikutnya adalah makanan serta minuman manis. Sebab, gula berlebihan dapat memicu peradangan dan meningkatkan berat badan. Jika berat badan naik, tekanan pada sendi akan semakin besar.
Agar gejala rematik tidak semakin menyiksa, pastikan Anda membatasi konsumsi:
- Minuman bersoda dan kemasan
- Kue, donat, dan biskuit manis
- Cokelat tinggi gula
Anda bisa menggantinya dengan buah segar dalam porsi wajar.
3. Makanan yang Mengandung Lemak Trans
Lemak trans dapat meningkatkan peradangan dalam tubuh. Lemak ini biasanya terkandung dalam gorengan yang digoreng dengan minyak berulang kali, margarin dan mentega tertentu serta makanan cepat saji. Mengurangi camilan tidak sehat ini akan membantu Anda merasakan perbedaan signifikan pada sendi.
4. Daging Merah Berlebihan
Daging merah seperti sapi dan kambing mengandung lemak jenuh tinggi. Lemak ini dapat memicu inflamasi yang memperburuk rematik. Tidak berarti Anda harus berhenti total mengonsumsinya, tetapi batasi jumlahnya. Pilih teknik memasak yang lebih sehat seperti kukus, rebus, atau panggang dibanding goreng.
5. Produk Olahan Susu Tinggi Lemak
Pada sebagian penderita rematik, produk susu tinggi lemak seperti keju, mentega, dan krim dapat memunculkan reaksi peradangan. Jika tubuh Anda sensitif terhadap produk susu, lebih baik beralih ke susu rendah lemak atau opsi nabati seperti susu kedelai dan almond.
6. Alkohol
Alkohol dapat mengganggu metabolisme obat pereda nyeri yang biasanya dikonsumsi penderita rematik. Selain itu, alkohol meningkatkan kadar asam urat yang bisa memperburuk pembengkakan sendi. Karena itu, sebaiknya Anda sangat membatasi atau menghindarinya sama sekali.
7. Makanan Tinggi Garam
Makanan yang harus dihindari penderita rematik selanjutnya adalah makanan tinggi garam karena dapat meningkatkan retensi cairan yang membuat sendi semakin bengkak.
Hindari atau batasi makanan, seperti makanan kalengan, keripik asin dan saus kemasan tinggi sodium. Sebagai gantinya, gunakan bumbu alami seperti bawang putih, jahe, kunyit, atau rempah lain yang justru memiliki manfaat antiinflamasi.
8. Gluten pada Beberapa Penderita
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa penderita rematik tertentu mengalami perbaikan gejala setelah mengurangi konsumsi gluten. Gluten banyak ditemukan dalam roti, pasta, kue dan pastry berbahan tepung terigu.
Jika Anda merasa gejala rematik muncul setelah mengonsumsi makanan ini, cobalah diet bebas gluten secara bertahap.
9. Tomat dan Sayuran Solanaceae
Sayuran dari keluarga nightshade seperti tomat, terong, paprika, dan kentang dapat memperburuk gejala pada beberapa orang yang sensitif. Kandungan solanine dipercaya mempengaruhi peradangan sendi. Anda perlu memperhatikan reaksi tubuh setelah mengonsumsi makanan ini.
Lalu, Apa yang Sebaiknya Dikonsumsi oleh Penderita Rematik?
Jika ada pantangan, tentu ada makanan yang mendukung kesehatan sendi. Anda dapat memperbanyak asupan makanan tinggi antioksidan dan antiinflamasi seperti:
- Sayuran hijau (bayam, brokoli)
- Buah beri
- Ikan berlemak sehat seperti salmon
- Kacang-kacangan dan biji-bijian
- Minyak zaitun
- Kunyit dan jahe
Selain itu, minum air yang cukup dan menjaga berat badan ideal akan sangat membantu meringankan rasa sakit pada sendi.
Itulah beberapa makanan yang harus dihindari penderita rematik. So, mencegah kambuhnya rematik tidak hanya bergantung pada obat. Anda dapat berperan aktif dengan mengatur pola makan. Menghindari makanan tinggi purin, gula, lemak trans, garam, alkohol, hingga makanan olahan berlebihan akan membantu meredakan peradangan. Dengarkan reaksi tubuh Anda dan pilih makanan yang membuat sendi terasa lebih nyaman.
Anda layak merasa lebih baik setiap harinya. Dengan kebiasaan makan yang tepat dan dukungan medis yang sesuai, gejala rematik bisa lebih terkendali dan kualitas hidup Anda akan meningkat.